About

Bisa dikatakan, TANDEF merupakan satu-satunya entitas di Indonesia dimana perwira-perwira TNI/POLRI dari seluruh matra dan kecabangan dapat berkumpul bersama beraneka komponen bangsa dari kalangan sipil dengan berbagai latar belakang keahlian dan profesi, tanpa diwarnai kepentingan politis apapun, hanya bermodalkan tekad untuk berpikir dan berbuat untuk pertahanan negara.

Satu hal yang menjamin netralitas dan ketidakberpolitikan TANDEF adalah pendanaan yang bersifat self-funding, dimana TANDEF didanai oleh anggotanya sendiri secara sukarela. Berbeda dengan lembaga-lembaga kajian lainnya, TANDEF tidak memiliki modal besar secara finansial. Modal utama TANDEF adalah semangat yang tulus serta kemauan yang kuat untuk memberikan sesuatu bagi tanah air tercinta.

Keanggotaan TANDEF juga bersifat terbuka namun selektif. Keanggotaan TANDEF tidak dibatasi hanya untuk alumni SMA Taruna Nusantara saja. Bahkan saat ini, proporsi anggota TANDEF yang bukan berasal dari latar belakang pendidikan SMA Taruna Nusantara sudah sangatlah besar.

Setiap komponen bangsa, baik ia sipil maupun militer, asalkan memiliki kepedulian terhadap pertahanan negara, dapat bergabung di TANDEF. TANDEF bukan entitas yang bersifat eksklusif dan tertutup. TANDEF sangat inklusif dan terbuka, serta ingin mengajak sebanyak-banyaknya anak bangsa untuk bergabung di TANDEF, berpikir dan berjuang bersama demi Indonesia.

Sejarah Berdirinya TANDEF

Atas dasar niat dan tekad untuk membangkitkan kepedulian setiap komponen bangsa terhadap pertahanan negara, alumni SMA Taruna Nusantara yang tergabung dalam Ikastara (Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara) sebagai salah satu komponen bangsa yang merasa berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara mendirikan TANDEF (Think & Act for National Defense) pada tanggal 20 Agustus 2008.

Sebagai kilas balik, ide-ide mengenai perlu didirikannya suatu badan kajian pertahanan dalam Ikastara sudah bergulir sejak lama. Terlebih lagi, adalah fakta bahwa hampir sepertiga alumni SMA Taruna Nusantara adalah anggota TNI/Polri, dan adalah fakta juga bahwa seluruh alumni SMA Taruna Nusantara pernah menempuh Pendidikan Bela Negara semasa masih menjadi siswa/i SMA Taruna Nusantara di Lembah Tidar, Magelang. Wajar apabila alumni SMA Taruna Nusantara merasa terpanggil untuk turut berperan serta secara nyata dalam peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pertahanan negara.

Dalam Musyawarah Nasional Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara tanggal 3 Agustus 2008 bertempat di Badiklat Dephan - Jakarta, Khairil Azmi, B.Eng., M.IScT. selaku caretaker pembentukan Badan Semi Otonom (BSO) Kajian Pertahanan Ikastara menyampaikan rencana konkrit mengenai pembentukan suatu BSO Kajian Pertahanan yang diberi nama “Think & Act for National Defense”, atau pada waktu itu masih disingkat sebagai TANDES.

Pilihan untuk menggunakan nama berbahasa Inggris adalah untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa Indonesia juga memiliki anak-anak muda yang peduli terhadap pertahanan negara, dimana di tengah kesibukan mereka dalam profesi masing-masing, mereka mau dan mampu berpikir dan berbuat untuk pertahanan negara. Diharapkan, dengan demikian, timbul deterrent effect dalam kadar tertentu terhadap setiap kekuatan luar yang menganggap remeh kepedulian bangsa Indonesia terhadap pertahanan negaranya.

Sengaja pula digunakan kata perintah (think & act) dan bukan dalam bentuk thinking & acting. Ini dimaksudkan untuk mengajak segenap komponen bangsa yang membaca nama ini untuk turut tergerak berpikir dan berbuat demi pertahanan negara.

Dalam beberapa hari sejak awal hingga medio Agustus 2008, dilakukan pematangan pembentukan TANDES, pembentukan pengurus, pendaftaran anggota, serta pemantapan tujuan jangka pendek, menengah & panjang organisasi. Dalam upaya pematangan itulah, terdapat masukan dari pengurus TANDES agar singkatan TANDES diubah menjadi TANDEF, mengingat terdapat kesamaan nama TANDES dengan sebuah nama daerah di Surabaya, sehingga dikhawatirkan akan timbul kerancuan di kemudian hari.

Pada tanggal 20 Agustus 2008, situs TANDEF resmi diluncurkan, menandai resmi pula berdirinya TANDEF. Pada hari yang sama, Ikastara sedang memberikan pelatihan komputer gratis di Departemen Pertahanan, sekaligus memperkenalkan secara sekilas tentang TANDEF kepada Menteri Pertahanan, Dr.Juwono Sudarsono.


Jajaran Pengurus Pusat Ikastara berfoto bersama Menteri Pertahanan, Dr.Juwono Sudarsono, dalam kesempatan pelatihan komputer gratis oleh PP Ikastara di Departemen Pertahanan, 20 Agustus 2008, sekaligus memperkenalkan TANDEF kepada Menteri Pertahanan.

Menteri Pertahanan berkesempatan berkunjung ke situs TANDEF dalam acara yang sama, 20 Agustus 2008.

Visi & Misi TANDEF

Visi:

Mencita-citakan terwujudnya kesadaran moral akan pentingnya bargaining power yang kuat dalam lingkungan strategis regional maupun internasional, didukung oleh kekuatan pertahanan yang tangguh demi terpeliharanya keberlangsungan negara dari setiap ancaman, tantangan, halangan maupun gangguan, dari dalam maupun luar negeri.

Misi:

  1. Mewujudkan kondisi "sadar pertahanan" (defense awareness), dimana segenap komponen masyarakat Indonesia diharapkan memiliki pemahaman yang memadai terhadap permasalahan pertahanan negara serta meyakini bahwa kekuatan pertahanan yang tangguh dan berdaya tangkal merupakan suatu kebutuhan mutlak demi terjaganya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Mendorong terciptanya kebijakan yang berpihak kepada peningkatan kemampuan pertahanan negara sehingga mencapai taraf yang memiliki daya gentar strategis (strategic deterrent effect) sehingga Indonesia dihormati dan disegani dalam lingkungan strategis regional maupun global.
  3. Menstimulir setiap warga negara untuk turut berperan serta secara proaktif dalam setiap usaha pembelaan negara dalam kerangka Sistem Pertahanan Semesta yang terencana secara konsisten, sistematis dan terukur.

Kegiatan TANDEF

  • Diskusi berkala dengan menghadirkan narasumber dari berbagai disiplin ilmu yang terkait dengan masalah pertahanan, guna mewujudkan kondisi “sadar pertahanan” di antara anggota TANDEF.
  • Diskusi online di forum maupun mailing list secara kontinyu & progresif guna mengasah kemampuan berpikir demi pertahanan negara.
  • Mendorong para anggotanya -yang dengan latar belakang disiplin ilmu dan keahliannya masing-masing- untuk aktif menulis serta melakukan kegiatan publikasi opini di situs TANDEF serta media massa.
  • Menjalin sinergi dengan berbagai institusi pemerintah dan organisasi masyarakat guna memperluas jaringan & wawasan.
  • Melakukan sosialisasi TANDEF di lingkungannya masing-masing agar ide-ide TANDEF dapat mencapai segenap lapisan masyarakat luas.